Apple siap meluncurkan versi digital paspor AS untuk pengguna iPhone, yang memungkinkan pelancong domestik menggunakan ponsel cerdas mereka alih-alih menggunakan dokumen fisik di pos pemeriksaan TSA yang berpartisipasi. Jennifer Bailey, Wakil Presiden Apple untuk Apple Pay dan Wallet, mengumumkan fitur tersebut pada hari Minggu, menandai perluasan yang signifikan dari kemampuan verifikasi identitas aplikasi Wallet. Langkah ini didasarkan pada opsi tanda pengenal digital yang sudah tersedia untuk surat izin mengemudi di beberapa negara bagian tertentu, yang menandakan ambisi Apple untuk menjadi pusat identifikasi pribadi.
Apa Artinya Bagi Wisatawan
Fitur paspor digital akan berfungsi dalam kerangka ID Asli – standar keamanan AS yang diperlukan untuk perjalanan udara domestik dan masuk ke wilayah seperti Puerto Riko. Pengguna akan memindai paspor fisik mereka untuk membuat ID digital dalam aplikasi Wallet. Meskipun hal ini menyederhanakan perjalanan domestik, penerbangan internasional dan penyeberangan perbatasan darat dengan Kanada dan Meksiko masih memerlukan paspor fisik. Batasan ini sangat penting; versi digital bukanlah pengganti universal dokumentasi tradisional.
Memperluas Identitas Digital
Strategi Apple yang lebih luas melibatkan pengintegrasian lebih banyak bentuk identifikasi ke dalam Dompetnya, termasuk tiket konser, kartu pelajar, dan bahkan kunci mobil dan rumah. Langkah ini mencerminkan tren yang berkembang menuju manajemen identitas digital, di mana ponsel cerdas berfungsi sebagai penyimpanan kredensial yang portabel dan aman. Namun, kemudahan ini memiliki potensi risiko, seperti yang disoroti oleh Identity Management Institute.
Masalah Keamanan dan Privasi
Dompet ID digital tidak kebal terhadap kerentanan. Pelanggaran keamanan, pencurian identitas, dan masalah privasi data masih menjadi kekhawatiran utama. Kehilangan perangkat dengan paspor digital dapat membahayakan informasi sensitif. Institut Manajemen Identitas menyarankan pengguna untuk menerapkan langkah-langkah keamanan yang kuat, seperti yang mereka lakukan untuk aktivitas online apa pun, termasuk autentikasi multi-faktor dan perlindungan perangkat yang cermat.
Pandangan Pakar
Pakar perjalanan Pauline Frommer memandang fitur ini sebagai “kenyamanan baru yang luar biasa”, mengakui kekhawatiran mengenai pencurian ponsel pintar, namun menyarankan agar langkah-langkah keamanan modern mengurangi risiko tersebut. Ia menekankan bahwa paspor digital memberikan alternatif bagi mereka yang tidak memiliki SIM yang sesuai dengan ID Asli. Terlepas dari kemudahannya, para ahli memperingatkan bahwa kewaspadaan terkait keamanan digital sangatlah penting.
Fitur paspor digital mewakili sebuah langkah menuju perjalanan yang lancar, namun juga menggarisbawahi perlunya praktik keamanan yang kuat di era digital.
Pada akhirnya, peralihan Apple ke paspor digital menyederhanakan perjalanan domestik sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang keamanan data dan masa depan identifikasi pribadi.
