Google Meluncurkan “Eloquent”: Alat Dikte Baru Bertenaga AI yang Berfokus pada Privasi Offline

10

Google diam-diam memperkenalkan aplikasi dikte berbasis AI baru yang disebut Google AI Edge Eloquent. Dirancang untuk bersaing dengan alat khusus seperti Wispr Flow dan SuperWhisper, aplikasi ini bertujuan untuk mengubah kata-kata yang diucapkan menjadi teks yang profesional dan halus dengan memanfaatkan kecerdasan buatan yang canggih pada perangkat.

Cara Kerja: Dari Pidato hingga Prosa yang Dipoles

Tidak seperti perangkat lunak dikte tradisional yang hanya mentranskripsikan setiap suara—termasuk tersandung dan ragu-ragu—Eloquent menggunakan model pengenalan ucapan otomatis (ASR) berbasis Gemma untuk menafsirkan maksud.

Fungsi inti aplikasi meliputi:
Penyempurnaan Otomatis: Dengan cerdas menyaring kata-kata pengisi seperti “um” dan “ah”, serta koreksi diri di tengah kalimat.
Transformasi Kontekstual: Setelah transkripsi selesai, pengguna dapat langsung memformat ulang teks menggunakan preset seperti Formal, Pendek, Panjang, atau Poin Penting.
Kosakata yang Dipersonalisasi: Aplikasi ini dapat mengimpor nama, jargon, dan kata kunci tertentu dari akun Gmail pengguna atau memungkinkan entri kata khusus secara manual untuk meningkatkan akurasi.

Privasi dan Pendekatan “Offline-Pertama”.

Fitur menonjol dari Eloquent adalah penekanannya pada pemrosesan lokal. Meskipun aplikasi ini menawarkan “Mode Cloud” yang memanfaatkan model Gemini Google yang canggih untuk meningkatkan pembersihan teks, pengguna dapat memilih untuk menonaktifkannya sepenuhnya.

Dengan mengunduh model AI yang diperlukan langsung ke perangkat, aplikasi dapat berfungsi offline. Arsitektur yang “mengutamakan offline” ini merupakan tren yang signifikan dalam industri AI, karena arsitektur ini menjawab kekhawatiran pengguna yang semakin besar mengenai privasi data dan keamanan informasi sensitif yang dikirim ke server jarak jauh.

Fitur dan Antarmuka Pengguna

Aplikasi ini menyediakan dasbor komprehensif untuk mengelola konten yang ditranskripsi, termasuk:
Transkripsi Langsung: Pengguna dapat melihat teks muncul secara real-time.
Riwayat Sesi: Arsip semua transkripsi sebelumnya yang dapat ditelusuri.
Metrik Kinerja: Data kata per menit (WPM) dan jumlah kata total untuk membantu pengguna melacak efisiensi dikte mereka.

Ketersediaan dan Kebingungan Platform

Saat ini, aplikasi tersebut tersedia untuk diunduh di iOS, meskipun peluncurannya tampak agak tidak konsisten. Meskipun daftar App Store menyebutkan versi Android, aplikasi tersebut belum tersedia di platform tersebut.

Namun, deskripsi tersebut menunjukkan bahwa fitur-fitur penting sedang dikembangkan untuk pengguna Android, termasuk:
Integrasi Seluruh Sistem: Kemampuan untuk mengatur Eloquent sebagai keyboard default.
Akses Mengambang: Tombol mengambang (mirip dengan Wispr Flow) yang memungkinkan pengguna memicu transkripsi dari kolom teks mana pun di seluruh sistem operasi.

“Eloquent menggunakan AI untuk menangkap makna yang Anda inginkan… menghasilkan prosa yang bersih dan akurat,” menurut deskripsi resmi Google.


Kesimpulan
Google AI Edge Eloquent mewakili peralihan ke alat transkripsi yang lebih cerdas, pribadi, dan “bersih”. Dengan menggabungkan AI pada perangkat dan penyempurnaan teks yang lancar, Google memposisikan dirinya untuk bersaing dalam ceruk utilitas AI yang berproduktivitas tinggi dan sadar privasi yang sedang berkembang.