ICE Dikerahkan ke Bandara AS di Tengah Krisis Pendanaan Keamanan Dalam Negeri

21

Agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) kini beroperasi di bandara-bandara utama AS seiring dengan berlanjutnya penutupan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), yang menyebabkan penundaan perjalanan yang signifikan. Langkah tersebut, yang diumumkan oleh Presiden Trump, bertujuan untuk mengurangi tekanan pada Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) dengan memperkuat keamanan perimeter daripada membantu penyaringan secara langsung.

Gangguan Bandara dan Peran ICE

Pada hari Senin, beberapa bandara – termasuk Newark, Chicago O’Hare, dan Atlanta – telah melaporkan garis keamanan yang berkepanjangan, beberapa di antaranya membentang hingga beberapa jam. Agen ICE, menurut pejabat pemerintahan Trump, Tom Homan, akan fokus pada pencegahan titik akses tidak sah ke terminal, sehingga membebaskan personel TSA. Setidaknya satu penangkapan telah dilakukan di bandara San Francisco sebagai akibat langsung dari peningkatan penegakan imigrasi.

Kebuntuan Pendanaan

Penutupan DHS tidak bersifat universal; ICE dan Customs and Border Protection (CBP) tetap beroperasi penuh karena pendanaan yang disetujui sebelumnya. Namun, karyawan TSA dianggap penting tetapi saat ini bekerja tanpa bayaran, sehingga menyebabkan meningkatnya panggilan sakit dan pengunduran diri. Kongres harus meloloskan rancangan undang-undang pendanaan untuk memulihkan staf TSA secara penuh dan menormalkan operasi bandara. Negosiasi terhenti karena tuntutan langkah-langkah akuntabilitas ICE yang lebih ketat.

Potensi Eskalasi

Presiden Trump telah mengindikasikan kesediaannya untuk mengerahkan Garda Nasional jika pengerahan ICE gagal menyelesaikan penundaan bandara. Dia juga dilaporkan menolak usulan Partai Republik untuk mendanai semua lembaga DHS kecuali ICE, yang menandakan berlanjutnya sikap garis keras terhadap penegakan imigrasi. Situasi ini bukan hanya masalah logistik; hal ini mencerminkan perjuangan politik yang lebih luas mengenai keamanan perbatasan dan prioritas belanja pemerintah.

Situasi saat ini menggarisbawahi kelemahan kritis dalam infrastruktur AS, dimana layanan penting seperti keamanan bandara dapat tersandera oleh kemacetan partisan. Konsekuensi jangka panjang terhadap kepercayaan wisatawan dan stabilitas ekonomi sangatlah signifikan.

Catatan buletin Logoff hari ini adalah Hari Beruang Sedunia. Seperti biasa, terima kasih telah membaca, dan sampai jumpa lagi di sini besok!