Qualcomm Berkendara ke Robotika dengan Platform AI Dragonwing Baru

5

Qualcomm membuat langkah signifikan dalam pasar robotika dengan meluncurkan Seri Dragonwing IQ10 – perangkat keras, perangkat lunak, dan arsitektur AI lengkap yang dirancang untuk menggerakkan robot mulai dari pekerja rumah tangga hingga mesin industri. Pengumuman yang disampaikan pada CES di Las Vegas ini menandakan semakin besarnya komitmen perusahaan-perusahaan teknologi besar terhadap pengembangan robotika.

Bangkitnya AI yang Terwujud

Perluasan ini bukanlah hal yang mengejutkan. Qualcomm telah banyak berinvestasi dalam teknologi AI yang mendukung perangkat seperti ponsel pintar dan mobil. Kini, keahlian tersebut beralih ke AI yang diwujudkan – robot yang mampu bergerak dan berinteraksi secara mandiri dengan lingkungannya. Kuncinya adalah model tindakan bahasa visi (VLA), yang memungkinkan robot memahami dan menavigasi ruang secara mandiri. Hal ini mewakili area pertumbuhan baru bagi para pembuat chip yang ingin memperluas penawaran AI mereka.

Kemitraan dan Demonstrasi Penting

Untuk menampilkan kemampuan Dragonwing IQ10, Qualcomm berkolaborasi dengan perusahaan robotika Vietnam Vinmotion pada robot humanoid Motion 2. Demonstrasi menunjukkan robot melakukan tugas-tugas seperti membungkuk dengan fleksibilitas seperti manusia, mengangkat benda, dan bahkan menerobos kayu – menonjolkan kekuatan dan kelincahannya.

Selain Vinmotion, Qualcomm juga bermitra dengan perusahaan seperti Figure (berfokus pada robot “bantuan rumah masa depan”), Advantech, dan Kuka Robotics. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan penerapan solusi robotika praktis.

Mengapa Ini Penting: Efisiensi dan Fokus Perusahaan

CEO Qualcomm, Cristiano Amon, menggambarkan robotika sebagai “peluang luar biasa” bagi perusahaan. Sementara robot konsumen akan segera hadir, fokus utama Qualcomm adalah pada robotisasi tingkat perusahaan untuk aplikasi industri. Hal ini masuk akal mengingat kondisi teknologi dan permintaan pasar saat ini.

Dragonwing IQ10 dirancang untuk efisiensi energi, penting untuk robot bergerak dan kendaraan. Tidak seperti server, robot memerlukan solusi yang ringkas dan berdaya rendah. Pengalaman Qualcomm dalam bidang chip otomotif, dimana kendala serupa juga berlaku, menempatkannya dengan baik dalam transisi ini.

Melampaui Hype: Implikasinya di Dunia Nyata

Perusahaan ini memanfaatkan keahliannya dalam sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS) untuk memastikan keselamatan robot. Hal ini mencerminkan semakin besarnya penekanan industri terhadap penerapan AI yang bertanggung jawab, terutama ketika robot menjadi lebih terintegrasi ke dalam lingkungan manusia. Dengan menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, dan alat AI, Qualcomm bertujuan untuk memindahkan “mesin cerdas dari laboratorium ke lingkungan dunia nyata.”

Pada akhirnya, masuknya Qualcomm ke dunia robotika bukan hanya tentang pembuatan chip yang lebih baik. Ini tentang membangun platform full-stack yang memungkinkan robot bertenaga AI yang praktis, aman, dan efisien untuk bisnis dan konsumen.