Rivian sedang bersiap untuk meluncurkan aplikasi Apple Watch khusus yang memungkinkan pengemudi mengontrol fungsi-fungsi utama kendaraan dari jarak jauh, menurut laporan terbaru oleh RivianTrackr. Aplikasi ini akan memungkinkan pengguna untuk mengunci dan membuka kunci pintu, menyesuaikan jendela, dan mengaktifkan alarm langsung dari pergelangan tangan mereka. Langkah ini merupakan kelanjutan dari upaya integrasi sebelumnya yang telah memungkinkan Apple Watch berfungsi sebagai kunci digital untuk model Rivian yang lebih baru.
Memperluas Akses terhadap Kendaraan Tua
Saat ini, fitur kunci digital Apple Watch terbatas pada kendaraan Rivian 2025, memanfaatkan integrasi dompet digital Apple. Namun, pembaruan perangkat lunak yang akan datang—dijadwalkan untuk dirilis sebagai bagian dari pembaruan Rivian pada tahun 2026.03 bersama dengan aplikasi iPhone versi 3.9—diharapkan memperluas kompatibilitas ke model Rivian lama yang diproduksi antara tahun 2021 dan 2024. Perluasan fungsionalitas ini memastikan aksesibilitas yang lebih luas bagi pemilik Rivian yang ada.
Menjembatani Kesenjangan Fitur
Aplikasi Apple Watch yang berdiri sendiri mengatasi keterbatasan sebelumnya: meskipun Apple Watch dapat berfungsi sebagai kunci, ia tidak memiliki kemampuan kendali jarak jauh yang ditemukan di aplikasi iPhone. Aplikasi baru ini akan menghadirkan keseimbangan fitur di seluruh perangkat, menawarkan pengalaman pengguna yang lebih komprehensif.
Gambaran Lebih Besar: Integrasi Ekosistem
Investasi berkelanjutan Rivian dalam integrasi Apple berbeda dengan kurangnya dukungan untuk Apple CarPlay di kendaraan Rivian dan Tesla. Meskipun Tesla dilaporkan sedang mengerjakan integrasi CarPlay, saat ini tidak ada perusahaan yang menawarkan kompatibilitas ekosistem penuh. Dorongan untuk fungsionalitas Apple Watch yang lebih mendalam menunjukkan bahwa Rivian memprioritaskan integrasi langsung dibandingkan standar platform otomotif yang lebih luas.
Keputusan Rivian untuk memperluas kemampuan Apple Watch menunjukkan fokus pada kenyamanan dan peningkatan kontrol pengguna bagi pengemudinya, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang dukungan di masa mendatang untuk perangkat dan fitur Apple lainnya. Langkah perusahaan selanjutnya kemungkinan besar akan menentukan apakah mereka sepenuhnya merangkul ekosistem Apple atau terus melakukan pendekatan yang lebih independen terhadap integrasi kendaraan.
