Snap, perusahaan induk Snapchat, telah kehilangan seorang eksekutif senior yang mengawasi proyek kacamata augmented reality (AR), Specs, hanya beberapa bulan sebelum peluncuran komersial yang sangat dinantikan. Scott Myers, yang sebelumnya menjabat Wakil Presiden Senior Spesifikasi, dilaporkan meninggalkan perusahaan karena perselisihan dengan CEO Evan Spiegel.
Keberangkatan Eksekutif dan Respon Perusahaan
Meskipun Snap secara terbuka menyatakan bahwa Myers “memutuskan untuk mundur” dan mendoakan yang terbaik untuknya, sumber menunjukkan bahwa kepergiannya kurang bersahabat. Blog teknologi Sumber pertama kali melaporkan “ledakan” antara Myers dan Spiegel, klaim yang dibantah Snap tetapi menolak untuk menjelaskan lebih lanjut. Perusahaan mempertahankan komitmennya untuk meluncurkan Specs akhir tahun ini, dengan menekankan “eksekusi yang disiplin” dan nilai jangka panjang bagi mitra dan investor.
Pentingnya Strategis Spesifikasi
Waktu keluarnya Myers sangatlah penting. Snap telah banyak berinvestasi dalam teknologi AR, memisahkan tim Specs menjadi anak perusahaan terpisah, Specs Inc., untuk menyederhanakan operasi dan mempercepat pengembangan produk. Langkah ini menandakan niat serius perusahaan untuk bersaing di pasar AR yang sedang berkembang. Kehilangan seorang eksekutif puncak kini menimbulkan pertanyaan tentang potensi gangguan terhadap jadwal peluncuran atau arah strategis.
Apa Artinya
Sifat sebenarnya dari perselisihan ini masih belum jelas, dengan rincian yang terbatas pada referensi yang tidak jelas mengenai “strategi.” Namun, konflik internal pada tahap ini dapat menunjukkan ketidaksepakatan mendasar mengenai visi atau pelaksanaan produk. Keberangkatan ini juga menyoroti lingkungan berisiko tinggi seputar ambisi AR Snap, di mana kesuksesan bergantung pada koordinasi tanpa cela dan inovasi cepat.
Kemampuan Snap untuk mempertahankan momentum dalam Spesifikasi meskipun terdapat kemunduran internal akan diawasi secara ketat oleh investor dan pesaing. Peluncuran ini sangat penting untuk menjadikan Snap sebagai pemain kunci dalam lanskap AR, dan penundaan atau kesalahan apa pun dapat berdampak signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan.





























