Ulasan Sonos Play: Tempat Terbaik untuk Suara Portabel

4

Sonos telah merilis speaker portabel baru, Play, yang memposisikan dirinya di antara Roam 2 ultra-portabel dan Move 2 yang lebih besar baik dalam ukuran maupun kinerja. Peluncuran ini sangat penting mengingat pemulihan Sonos baru-baru ini dari perombakan aplikasi yang bermasalah pada tahun 2024, yang menandakan potensi kembalinya perusahaan audio tersebut. Play bertujuan untuk menyeimbangkan portabilitas dengan kualitas suara, mengatasi kesenjangan dalam jajaran Sonos yang ada.

Menemukan Keseimbangan: Ukuran dan Portabilitas

Sonos Play memberikan kompromi yang baik antara ukuran dan kegunaan. Dengan berat 1,3 kilogram, mudah digenggam sehingga cocok untuk bepergian, kumpul-kumpul, atau sekadar berpindah antar ruangan. Meskipun tidak seringan bulu, bobotnya yang dapat diatur merupakan peningkatan yang jelas dibandingkan Move 2 yang besar dan seberat 3 kilogram. Speaker ini memiliki desain yang halus, konsisten dengan estetika Sonos – eksterior jaring hitam dengan logo sederhana. Berbeda dengan kontrol sentuh Move 2, Play memilih tombol fisik, yang berpotensi meningkatkan daya tahan dan ketahanan terhadap cuaca (berperingkat tahan air IP67). Sebuah lingkaran pembawa yang tersembunyi disertakan, meskipun nilai praktisnya dipertanyakan.

Konektivitas mencakup port USB-C untuk mendengarkan dengan kabel (memerlukan dongle) dan basis pengisian daya yang mirip dengan Move 2, dengan pengisian daya USB-C juga didukung untuk penggunaan saat bepergian.

Daya Tahan Baterai dan Fitur Daya

Play menawarkan masa pakai baterai hingga 24 jam, menyamai Move 2 dan mengungguli Roam 2 yang 10 jam. Hal ini membuatnya layak untuk digunakan dalam jangka waktu lama, seperti berkemah atau acara di luar ruangan, tanpa perlu mengisi daya terus-menerus. Khususnya, Play dapat bertindak sebagai bank daya portabel, menyalurkan daya 35Wh melalui USB-C untuk mengisi daya perangkat lain dalam keadaan darurat.

Kualitas Suara: Satu Langkah di Bawah Tingkat Atas

Meskipun Play menghadirkan audio yang keras dan jernih, namun tidak sebanding dengan ketelitian suara Move 2. Suaranya kuat dan presisi, dengan kedalaman bass yang mengejutkan untuk ukurannya, namun bisa menjadi keruh pada volume yang lebih tinggi atau dengan aransemen musik yang rumit. Play menggunakan satu mid-woofer dan dua tweeter bersudut, ditenagai oleh ampli digital Kelas-H (dibandingkan dengan ampli Kelas-D Move 2 yang lebih efisien). Mid-woofer yang lebih besar di Move 2 berkontribusi terhadap kualitas suaranya yang superior.

Pengaturan “Loudness” diaktifkan secara default, meningkatkan bass dan treble, tetapi menonaktifkannya akan menghasilkan profil suara yang lebih seimbang. Permainan ini tidak bersifat segala arah; mendengarkan yang optimal memerlukan menghadap langsung ke pembicara.

Pengalaman Aplikasi: Meningkat namun Masih Tidak Sempurna

Perombakan aplikasi Sonos pada tahun 2024 awalnya membawa bencana, tetapi perusahaan tersebut telah mengatasi banyak masalah. Aplikasi saat ini berfungsi, meski masih belum sempurna. Menambahkan perangkat baru memang lebih mudah, namun navigasinya bisa jadi rumit. Pencarian musik memerlukan penentuan layanan streaming (Apple Music, Spotify, atau Sonos Radio), dan pencarian album bisa dilakukan secara tidak langsung.

Keanehan UI kecil tetap ada, seperti penggeser volume yang berlebihan, namun fungsi inti aplikasi tetap solid. Keuntungan utama aplikasi Sonos adalah kontrol audio multi-ruangan yang mulus, memungkinkan pengguna mengelompokkan speaker dan menyesuaikan volume di seluruh sistem mereka. Dukungan asisten suara terbatas pada milik Sonos atau Amazon Alexa.

Nilai dan Kesimpulan

Sonos Play mengisi ceruk penting dalam jajaran speaker portabel Sonos, menawarkan keseimbangan portabilitas dan kualitas suara. Namun, dengan harga $299 (AS) atau €349 (Eropa), ia memiliki harga premium yang signifikan. Jika anggaran menjadi perhatian utama, ada alternatif lain dengan harga yang lebih rendah.

Terlepas dari biayanya, Play adalah investasi berharga bagi para penggemar Sonos yang mencari speaker portabel yang terintegrasi dengan mulus ke dalam ekosistem mereka yang ada. Play bukanlah pemutakhiran untuk pemilik Move 2, namun merupakan tambahan yang disambut baik bagi mereka yang memprioritaskan portabilitas daripada kesempurnaan sonik mutlak.