Samsung telah mengumumkan harga untuk smartphone kelas menengah terbarunya, Galaxy A37 dan A57, yang menandai kenaikan harga yang signifikan dibandingkan pendahulunya. A37 mulai dari $450, sedangkan A57 dijual dengan harga $550 — lompatan $50 untuk kedua model. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang nilai, terutama mengingat kedua ponsel sebagian besar masih mempertahankan bahan plastik dari generasi sebelumnya.
Desain dan Fitur Utama
A37 dan A57 keduanya memperkenalkan peningkatan daya tahan dengan ketahanan air IP68 dan menyertakan fungsi Circle to Search terbaru dari Samsung, termasuk fitur “Find the Look” baru untuk mengidentifikasi pakaian dalam gambar.
A37 menawarkan layar 6,7 inci dengan kecepatan refresh 120Hz dan berjalan pada prosesor Samsung Exynos 1480. Ini mendukung pengisian kabel 45 watt, yang diklaim Samsung dapat meningkatkan baterai 5.000 mAh dari 0% menjadi 65% dalam 30 menit. Ponsel ini tersedia dalam warna arang, abu-abu-hijau, putih, dan lavender, dengan model 256GB seharga $540. Pengaturan kameranya mencakup lensa lebar 50 megapiksel, lensa ultrawide 8 megapiksel, dan lensa makro 5 megapiksel, serta kamera selfie 12 megapiksel. Ini juga mencakup fitur-fitur Galaxy AI tertentu, seperti penghapus objek dan terjemahan bahasa real-time.
A57: Desain Lebih Ringan, Harga Lebih Tinggi
A57 ditingkatkan dengan bodi logam, tetapi hanya dalam warna biru laut. Ia mempertahankan layar 6,7 inci dengan bobot 179 gram, jauh lebih ringan dari A56 yang 198 gram. A57 ditenagai oleh prosesor Exynos 1680 dan dilengkapi alat pengeditan foto AI tambahan seperti “Wajah Terbaik” untuk memperbaiki foto grup. Konfigurasi kameranya mirip dengan A37, dengan lensa lebar 50 megapiksel, ultrawide 12 megapiksel, dan lensa makro 5 megapiksel. Model 256GB dihargai $610.
Masalah Harga: Bersaing dengan Flagships
Khususnya, label harga $610 untuk opsi penyimpanan A57 yang lebih tinggi hampir mendekati Galaxy S25 FE seharga $650, yang mencakup rangkaian lengkap fitur Galaxy AI dan kamera telefoto. Penentuan posisi ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah konsumen akan memilih ponsel andalan yang lebih kaya fitur dibandingkan ponsel seri A kelas menengah.
Kenaikan harga tersebut, menurut Samsung, disebabkan oleh kondisi pasar saat ini, termasuk kelangkaan RAM. Namun, penggunaan konstruksi plastik yang terus berlanjut pada A37, meskipun harganya lebih tinggi, menunjukkan bahwa Samsung sedang menguji seberapa besar konsumen akan membayar untuk peningkatan bertahap tanpa perubahan material yang besar.
Kenaikan harga ini mungkin mendorong beberapa pelanggan untuk memilih pesaing yang menawarkan spesifikasi serupa dengan harga lebih rendah atau mendorong mereka untuk menabung untuk membeli perangkat kelas atas.






























